Cover Buku Kebo Iwa dan Sri Karang Buncing

Hasil Buruan 27 tahun,Untuk mengumpulkan data" Kebo Iwa dan Sri Karang Buncing

Poto Pak Made Masih Remaja

Poto tahun 1990, Bersama penglingsir Warga Sri Karang Buncing Jero Wayan Gede Oka (3 dari kiri) di depan "SUMUR UPAS" (dalam gubug), sumur diperkirakan dibuat oleh Ki Kebo Iwa oleh penduduk setempat disebut Kebo Suwo Yuwo.

Desa Adat Gamongan, Tiyingtali, Kecamatan Abang, Karangasem.

Foto Tahun 1992, bekas Pura Penataran Lempuyang

Pura Kuru Baya

Pura Kuru Baya terletak di barat Pura Gaduh, Blahbatuh. Pura ini tempat Ki Kbo Iwa mendapat wangsit bahaya, bahwasanya akan terjadi firasat buruk yang akan menimpanya. Tapi karena satya wacana dan mengemban tugas raja beliau akhirnya berangkat juga, maka terjadilah kenyataan pirasat itu dan beliau menemui ajal di tanah Jawa.

Pura Kawitan Blahbatuh

Pura Kawitan Yang terletak di barat daya Kota Gianyar

Bale Panjang Kebo Iwa

Bale Panjang Kebo Iwa di Jaba Pura Puseh Beda, Sudimara, Tabanan ,, dikisahkan dalam Prasasti Maospahit, bahwa bale ini dibuat untuk Kebo Iwa ,,, dimana dulunya sendi akhir berada jauh ke barat sekitar 300 meter ,,,

Simbol Penghulu Sri Karang Buncing

Simbol

Pak Made Lagi Jualan Buku

Pak made mempromosikan buku terbitan pertamanya

Pembuatan Tapel Kebo Iwa

Process pembuatan tapel Kebo Iwa berlokasi di gianyar oleh bapak Tjokorda

Jumat, 15 Juni 2012

Surat Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali (KPI Bali)

Surat balasan dari Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Bali, Nomor 483/671/KPID, Hal, PENGHENTIAN PENAYANGAN SINETRON KEBO IWA yang ditayangkan oleh MNC TV siaran Senin, 6 Juni 2012 pkl 15,00 Wita. Berdasarkan pengaduan dari Pasemetonan Sri Karang Buncing bahwa KPI Bali mewajibkan MNC TV untuk menghentikan dan atau tidak menyiarkan kembali sinetron tsb, dan kedua agar pihak MNC TV menyiarkan permintaan maaf kepada Pasemetonan Sri Karang Buncing yg berada dimana-pun dalam bentuk Adlibs dan disiarkan pd pkl 15,00 Wita. Tembusan surat disampaikan kepada; Gubernur Bali, Ketua DPRD Bali, Cq, Ketua Komisi I, Ketua Pengurus Pasemetonan Sri Karang Buncing ,,, dst ,,



Kebo Iwa di MNC TV, Jln Diponegoro 109 Dps

Pengurus Pasemetonan Pusat Sri Karang Buncing diwakili Ketua Umum Bpk Made Supatra Karang dan Sekjen 1 Nyoman Sudana SH didampingi Ketua Pasemetonan Kota Denpasar mengklarifikasi penayangan leluhur Kebo Iwa dalam acara Bali Shanti yang diterima oleh perwakilan BMC Bpk Raden Julianto didampingi Manajer Produser Bpk Lutfi Setiawan tadi pagi Senin 11/6 di lantai 2 Kantor MNC Jln. Diponegoro 109 Denpasar.














Kebo Iwa di Pura Dalem Maya, Blahbatuh, Gianyar

Pura Dalem Maya terletak di sebelah utara Setra Gede Blahbatuh, Gianyar atau dengan kata lain Kuburan berada di halaman jaba sisi pura ,, ironisnya Sebelah selatan Setra Gede juga terdapat Pura Dalem Kahyangan Desa Adat Blahbatuh ,,Prasasti Pura Maospahit, dirangkum sebagai berikut: Entah berapa lama Ida Arya Karang Buncing hidup sebagai suami istri, belum juga dikarunia putra, hatinya sanagat sedih. Lalu pada hari yang baik, ia berkeinginan nunas ica memohon kemurahan hati Ida Sanghyang Widhi di Pura Bedugul Gaduh. Akhirnya ia mendapat seorang putra, yang lama kelamaan diberi nama Kebo Waruga, berperawakan tinggi besar, tidak ada orang menyamai di bumi Bali ini. Apalagi kesaktianya, teguh, tidak mempan oleh senjata buatan manusia, ahli dalam bidang pembangunan, beliau sidhi ucap. Pada tahun Saka 1185/1263 Masehi, Kebo Waruga mendirikan pasukan Taruna Watu, yang jumlah anggotanya sebanyak 33 orang. Lalu ia membangun Pura Dalem Maya pada tahun Saka 1197/1275 Masehi. Dan Di Babad Barabatu yg menjadi pegangan Pura Dalem Maya dijelaskan, Babad Bara Batu, prasasti Pura Dalem Maya, Blahbatuh, Gianyar Isi babad ini hampir sama dengan Prasasti Pura Maospahit, hanya tambahan sebagai berikut: Pada tahun Isaka 1185/1263 Masehi, Prajurit Taruna Batu, anggota sebanyak 33 orang, semuanya gagah berani berbusana serba putih, memakai destar merah api, bunga Waribang Dwikarna, bersenjata tamyang dan keris 10 orang pengawin samlong mapontang kuningan 10 dan membawa pratoda, dan tiga orang membawa air, pasepan, tirtha suci. Diceritakan lagi tahun Isaka 1197/1275 Masehi pasukan Teruna Batu membangun Pura Dalem Maya.











Skep. Menteri Hukum & Ham dan Pem Kota Dps


Keputusan Menteri Hukum HAM Republik Indonesia ttg Pengesahan Yayasan Garbha Nusantara



Struktur Organisasi Yayasan Garbha Nusantara

WORLD HINDU SUMMIT 2012

Ketua Umum Pasemetonan Sri Karang Buncing, Bpk, Made Supatra Karang lagi mejeng bersama dari salah satu delegasi dari luar negeri setelah acara pembukaan World Hindu Summit di Wisma Sabha Utama, Kantor Gubernuran Bali, Sabtu 9 Juni 2012,



Telah Berpulang ke Alam Sunyi, Jro Istri Wyn. Gde Oka

Pasemetonan Sri Karang Buncing Kuta- Jimbaran, Turut Berduka Cita atas meninggalnya Jro Istri Wayan Gde Oka (Ni Wayan Pahing), ,, Om svargantu, moksantu, sunyantu, murcantu, Om ksama sampurna ya namah svaha. (Oh Hyang Widhi, semogalah arwah almarhum mencapai sorga, manunggal dengan-Mu, mencapai keheningan tanpa suka-duka dan Semoga keluarga alm diberikan ketabahan). Acara Palebon 7 Juni 2012 di Setra Gede, Desa Adat Blahbatuh, Gianyar.










































































Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More