Minggu, 21 Maret 2021

GLOSARIUM

 GLOSARIUM

abhiseka : julukan, sebutan.
aditya : matahari
agni : api
aguron-guron : suatu perkumpulan rohani
akasa : ether, gas, langit
ampilan : benda suci
animisme : suatu keyakinan segala sesuatu berjiwa.
apah : air
apit lawang : palinggih yang ada samping kiri kanan pintu masuk
pura.
arca : patung simbol Tuhan ukuran lebih besar dari Pratima.
ardanareswari : perwujudan dewa dan dewi.
asagan : tempat upakara terbuat dari bambu atau kayu
arya : gelar ksatria Jawa
asagan : tempat sesaji seadanya
astangga yoga : delapan tahapan pengendalian dalam persembahyangan
atma : roh, jiwa, spirit
babad : cerita rakyat, prasasti kelas 4 dalam sejarah
bale panggung : tempat upakara depan kori agung
bale pesayuban : tempat berteduh bagi umat yang ada di pura
bali aga : (aga=gunung) orang Bali yang hidup di pegunungan
bali mula : orang Bali yang hidup sebelum masuknya agama Hindu
banjar : organisasi tradisional adat istiadat di Bali
banten : upakara, sesaji
barong landung : berupa sepasang manusia tinggi besar berwujud nenek
putih dan satu lagi manusia hitam berwajah seram
batahanar : tempat baru, istana baru, Nama kerajaan Bali Kuno
batu kitik : batu kecil
bayu : angin, tenaga, jiwa
bendesa : kepala adat desa
bhadahulu : pusat pemerintahan Raja Sri Astasura Ratna Bumi
Banten
bhairawa : menyeramkan dahsyat, sadis, sekte yang mengajarkan
tentang tantra.
bhatara : roh suci para leluhur.
bhuta/panca maha bhuta : gelap, lima materi pokok

blabaran : sejumput nasi dengan lauk pauk bawang jahe
brahmana : kaum ulama
brata : tidak makan, puasa
chandra : bulan.
dalem petak : sebutan niskala untuk Sri Batu Putih, Dalem Putih
dewa : Tuhan dalam agama Hindu, sinar suci Tuhan.
dewa yadnya : korban suci kepada para dewa.
dukuh : gelar pendeta Bali Mula
ebat : mengolah hewan kurban
eling : ingat
emong : yang bertanggung-jawab, melahirkan.
empon : yang memelihara, mengampu
geriya : rumah Pendeta Hindu
gagak ora : burung gagak
gedong pajenengan : tempat suci dewa utama
gunung lebah : gunung rendah, nama lain Gunung Batur
guru napak : guru pembimbing calon pendeta
guru niskala : guru pembimbing rohani yang tidak nyata
guru rupaka : sebutan untuk orang yang melahirkan kita
haturan : persembahan
hulu : pusat, kepala
hyang : sebutan Tuhan dalam teologi Hindu lokal di Bali.
hyang danawa : Dewa Danau
hyang gunung : Dewa Gunung
hyang paramawisesa : Tuhan Yang Maha Kuasa
hyang segara : Dewa Laut
hyang tegal : Dewa penguasa hutan, tegal
hyang widhi : Tuhan Yang Maha Kuasa.
idep : pikiran, budaya.
istadewata : Dewa Pujaan
jaba sisi : halaman terluar dari pura
jaba tengah : halaman tengah pura
jeroan pura : halaman tersuci dari pura
jero mangku : sebutan seseorang yang bertugas menghaturkan upakara
jimbarwana : hutan yang luas
juru alas : petugas hutan
kahyangan : tempat suci para dewa/dewata
kahyangan tiga : tiga tempat suci desa yaitu Pura Desa, Puseh, PuraDalem Kahyangan
kala : waktu, keadaan
katuran : dipersembahkan
kawitan : leluhur yang telah suci
kelian pangemong : ketua pemelihara pura
kerama : warga
kerauhan : kedatangan kekuatan lain pada tubuh seseorang
ksatria : bertugas dalam bidang pertahanan dan pemerintahan
kubahyan : rohaniawan desa zaman Bali Kuno
kulkul : kentongan
linggih/ palinggih : tempat suci
madayung : mendayung perahu
madya pulagembal : upakara tingkat menengah
makidung : nyanyian suci
mal : kebun
mamendak : menjemput simbul suci dewa
mamungkah : acara pertama bangunan suci pura
mapajar : berkata
masari : mengandung berkah
masolah alit : menari sekala kecil
matangi : bangun dari pesimpenan
mategul : diikat
medal : keluar
melasti : acara pembersihan simbul suci pura ke sumber air
melukar : penutup acara
mendak : menyambut
mentik : tumbuh sendirinya
misan purusa : keluarga bapak, kakek
mundut : menjungjung
nabe napak : guru pembimbing spiritual
ngayah : mengabdi
ngayat : memuja dari lain tempat
ngenteg linggih : berkenan duduk
niskala : tak nyata, maya, ilusi
nyasa : simbul-simbul religious
nyakup tangan : kedua telapak tangan bersatu wujud sembah
nyutri : para penari pura
paek : dekat 

pakeling : pemberitahuan lewat upakara
pakubon : gubuk tempat tinggal
pala bungkah : tumbuhan umbian
pala gantung : tumbuhan buahnya bergantung
palawatan : pembayangan, misalnya, pelawatan Baromg
palemahan : hal tanah lingkungan sekitarnya, kawasan kuburan
palinggih : tempat suci
panuwuran : upakara kepada pendeta yang akan memimpin
pamancangah : bacaan, kepustakaan.
pamuput : pemimpin upacara.
panca maha bhuta : lima materi pokok terdiri dari padat, cair, panas, udara,
suara (gas, ether)
panca yadnya : lima korban suci.
panca tan matra : lima zat halus dari Panca Maha Bhuta.
pangamong : yang melahirkan, yang bertanggung jawab
pangayah : pelayan dalam suatu pura
pangayengan : memuja dari tempat lain
pangempon : yang memelihara, mengampu
pangpang mal : tupai
pangulu : yang disembah, sungsungan
pangulun setra : tempat suci kuburan
paripurna : dilebur dosa-dosanya
parek : menghamba
pasimpenan : tempat menyimpan benda suci
pasupati : prosesi religius memohon spirit/ roh dari kekuatan alam
untuk menyatu dengan benda yang akan disucikan
pawongan : hal hubungan dengan manusia
payogan : stana suci para dewa
pekak : kakek
penyarikan : sekretaris pemerintahan
pepatih : kemasukan roh butha, binatang
peranda : sebutan pendeta bagi warga Ida Bagus
pertiwi : tanah air
perucut : gulungan rambut di atas kepala
piagem : catatan tertulis tentang asal usul
piodalan : upacara rutin tiap enam bulan sekali
poleng : terdiri dari warna hitam dan putih
prakanggo : mahapatih para dewata

prakempa : pergolakan umum khusus pada akhir dunia
pralingga : bentuk manifestasi Tuhan
prarai : wujud
prasida ngiring : sempat mengantar sampai di situ
pratima : simbul Tuhan dalam bentuk patung kecil
pujawali : menghaturkan upacara pemujaan kembali
purana : catatan resmi yang ada di Pura, cerita kuna
pura panti : pura keluarga dalam satu batih keturunan
rangda : wujud seram dari Dewi Durgha
rantasan : busana para Dewa/ Bhatara
rerajahan : gambar-gambar mistis
rsi : orang suci
sabda : suara
sadeg : kemasukan roh dewa
sampiyan : hiasan janur pada upakara
sanggah kemulan : tempat suci rumah tangga
sanggah surya : tempat upakara ke surya
sapta giri : tujuh gunung stana para dewa di Bali
sasih : nama bulan dalam kalender Bali
sekala : kenyataan
sekte : parampara, aguron-guron, kelompok paham yang
mempunyai pandangan yang sama dalam suatu agama
Hindu.
semadhi : lupa raga, puncak keheningan
senapati : jabatan mahaptih kerajaan Bali Kuno
sesaudan : bayar kaul karena terbukti apa yang di ingini
setra : kuburan
singit : sakral, disucikan
siwadwara : ubun-ubun
sekaa : perkumpulan
sri : Yang Mulia, gelar raja zaman Bali Kuno
stela : parba, sanggahan belakang arca
sudra : pelayan dan buruh
supata : sumpah
sulinggih : pendeta Hindu
sutri : pembuat upakara
tabuh rah : sabungan ayam
taksu : karisma, wibawa

tapa : kekuatan tubuh
tari wali : tarian sakral berkaitan dengan yadnya di suatu pura
tebenan : yang berada di bawah, di kaki
titi gonggang : simbolis jembatan umat sebelum masuk ke jeroan pura
tri hita karana : tiga batas wilayah peruntukkan dalam suatu desa, kawasan
suci para dewa, kawasan pemukiman penduduk
dan kawasan kuburan
upakara : sesajen
varuna : Dewa Langit
vayu : angin, udara, tenaga
waisya : bertugas sebagai petani dan pedagang
walaka : orang kebanyakan yang bukan pendeta
wanaprasta : tahapan kehidupan yang ke 3 dari Catur Asrama
yoga : jalan, cara
yantra : gambar magis

0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More