Jumat, 21 Februari 2020

VII INVENTARISASI BALAR DAN BPCB, BALI

VII
INVENTARISASI
BALAR DAN BPCB, BALI

NUNTUN, INVENTARISASI & KONSERVASI

Hampir sepuluh tahun berlalu dari nunas bawos di malam karya memungkah tanggal 25 Juli 2005 keinginan jero mangku Pura baru terwujud untuk mengangkat Arca-arca peninggalan Dalem Putih, dibangun palinggih baru agar arca terhindar dari hujan dan terik matahari. Melalui surat permohonan bertanggal 21 Nopember 2014 kepada Balai Arkeologi (Balar) Denpasar dan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Gianyar,Wilayah Kerja Bali, NTB, NTT berkenan untuk meneliti, imventarisasi dan proses selanjutnya agar Arca kembali ke semula.
Acara Nuntun, detik-detik akhir gambar tempat Arca-arca di tanah

Acara nuntun melalui upakara, permohonan pengampunan dari aspek niskala agar terhindar dari hal yang tidak di ingini selama proses pemugaran dilaksanakan pada hari Minggu, tanggal 30 Nopember 2015 disaksikan oleh petugas peneliti di atas.Petugas lapangan dari Balar dipimpin oleh Drs. A.A. Gede Oka Astawa, M.Hum dan anggota, Drs. I Wayan Suantika, Dra. Ni Komang Yudari, I Putu Yuda Haribuana,ST, dan Ni Putu Eka Juliawati, SS, M.Si, melihat, mengambil gambar, meneliti dan keterkaitan motif dan bentuk se zaman dengan tinggalan yang ada di tempat lain.Begitu pula petugas BPCB Gianyar yang hadir I Gusti Ngurah Agung Wiratemaja dan Ketut Alit Amerta, SS.
Inventarisasi oleh Petugas Balar dan BPCB, Bali, NTB, NTT
Konservasi di hari kedua tanggal 1 Desember 2014 membersihkan arca dari lumut yang melekat,potongan yang lain dicarikan pecahan yang kira-kira tepat berserak disampingnya. Memakan makan waktu cukup lama membersihkan arca yang terdiri dari puluhan itu. Setelah selesai melakukan tindakan inventarisi dilanjutkan dengan tindakan konservasi oleh petuga BPCB.
Konservasi Arca oleh Petugas BPCB, Bali, NTB, NTT.


0 komentar:

Posting Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More